SALING UKHUWAH

Semoga blog ini dapat memberikan manfaat bagi penulis khususnya, dan bagi para pembaca (pengunjung) pada umumnya. Semoga Allah memberi kita petunjuk kejalan yang lurus, jalan mereka yang Dia beri kenikmatan , bukan jalan mereka yang Dia murkai (Sesat)


ANAK KU GURUKU

Ayah dan Bunda. pernahkah dalam keseharian, kita di tegur anak-anak?.
Misal saat wajah kita mulai cemburu atau suara keras, anak-anak ini dengan santai mengatakan "bunda...  la taghdhob wa lakal jannah ... janganlah suka marah dan bagimu syurga" seketika itu, rasa marah mereda berganti dengan sunggingan  senyum bibir kita. Sunggu, justru tidak ada rasa tersinggung sedikitpun. Langsung saya peluk sambil mengucapkan "terimakasih ya sayang sudah mengingatkan bunda", atau masih teringat sangat lekat di memory saya, ketika saya marah dengan suami saya. Saya  hanya diam dari pagi, tak ada sepatah katapun keluar dari bibir saya.
Tiba-tiba anak saya yang sulung berucap "apa bunda sedang tidak sayang ayah?". Saya kaget dan menjawab "ya sayang dong nak, kalau tidak mana mungkin bunda menikah dengan ayah? Seketika itu juga... saya hampiri suami saya dan mencolek punggungnya sambil berucap "damai yuk demi anak-anak".
Subhanallah...banyak hal teguran dari Allah disampaikan lewat anak-anak. Saya yakin ayah dan bunda juga pernah mengalami hal yang sama. Begitulah....kepolosan anak-anak dalam menyampaikan kebaikan akan membuat hati kita trenyuh dan tersadar.
Ayah dan bunda...banyak hal ternyata jika kita ingin sukses bisa belajar dari anak-anak. Walaupun mereka anak kecil, tetapi ada beberapa hal yang bisa kita ambil dan justru mungkin hal-hal ini juga pernah kita lakukan sewaktu kecil tetapi kita lupa.
Coba perhatikan bahwa anak² kecil selalu Antusias dalam Hidup mereka...
Coba Perhatikan bahwa anak² kecil itu menganggap semua mimpi adalah mungkin....
Coba perhatikan apapun yang terjadi anak² kecjl tetap ceria dan tertawa...
Coba perhatikan bahwa anak² kecil itu imajinatif dan kreatif dalam berfikir...
Coba perhatikan bahwa anak² kecil itu sangat sederhana, apa adanya, & tidak rumit..
Coba Perhatikan bahwa anak² kecil itu berkeras untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan...
Dan masih bayak sikap² mendasar lain yang terdapat dalam diri anak kecil yang bisa diadaptasi dalam hidup kita. Jika kita bisa mengambil hikmah dan mencontoh anak kecil agar kehidupan kita menjadi lebih baik , keapa tidak?  Jangan kalah sama anak kecil , pembelajar sejati adalah mereka yang selalu ingin tahu apa yang mereka tidak ketahui dengan mengambil ilmu dari mana pun selama itu baik.
Dalam pengamatan saya ada beberapa poin penting yang bisa kita pelajari dari anak-anak:
 ➽ Sifat Pantang menyerah (Never Give Up). Seorang anak kecil memiliki sifat ini yaitu pada umumnya seorang anak kecil atau baby selalu berusaha mempelajari sesuatu hingga mereka berhasil, coba perhatikan ketika anak anda mulai belajar berjalan, dia mulai dari merangkak kemudian berdiri dan terjatuh lah, entah tak terhitung berapa kali seorang anak kecil terjatuh dalam proses belajar berjalan namun tak penah berhenti untuk belajar meskipun selalu terjatuh. Bandingkan dengan diri anda, sudah berapa kali anda terjatuh dan bangkit lagi karena itu jika anda ingin sukses, miliki sifat pantang menyerah karena itu jangan lihat berapa kali anda gagal tapi lihatlah sudah berapa kali anda bangkit dari kegagalan.
Forgiving artinyamudah memaafkan orang lain, kalau kalau kita mencermati perilaku anak kecil kadang mereka bertengkar satu sama lain, hingga sala satu diantara meraka menangis, namun uniknya sesudah mereka menangis mereka kembali bermain bersama. semua ini bisa terjadi karena adanya sifat yang mereka miliki yaitu mudah memaafkan kesalahan orang lain, dan susa melupakan kebaikan orang lain, bagaimana dengan anda apakah anda memiliki sifat pemaaf ini?
Positif Tingking, seorang anak kecil didalam pola pikirnya selalu melihat masalah secara positif dan dalam benaknya tak penah ada kata gagal dan selalu ingin belajar dan mencoba hingga berhasil, coba anda tanya anak kecil mau jadi apa dia, pasti dia menjawab mau jadi polisi bahkan presiden  mungkin kasus seperti ini anda alami juga sewaktu  kecil, kenapa cita-cita meraka sangat tinggi semua disebabkan pikiran positif pada anak kecil sangat dominan, nanti setelah dewasa karena adanya faktor lingkungan maupun keluarga hingga pikiran negatif itu mulai mendominasi sehingga mereka tidak mengejar lagi cita-citanya, karena itu jika andan ingin sukses bumi dan langit senantiasa berfikir positif dalam menghadapi masalah termasuk berfikiran positif dalam menghadapi masalah termasuk berfikiran positif kepada tuhan.
Konsentrasi dalam mengerjakan sesuatu atau fokus, Anak kecil ketika menjalani kehidupan sekitarnya bahkan ketika mereka bermain selalu fokus pada saat itu mereka tidak berfikir akan hari esok bahkan hari kemarin, mereka menyadari eksitensinya pada saat itu juga, sehingga mereka senantiasa bahagia, sangat kontras dengan anda yang lebih fokus akan hari esok sehingga selalu gelisa dan tak tenang, karena kalau anda ingin sukses maka fokuslah pada hari ini. Kekuatan fokus ini sungguh dasat lihatlah cahaya matahari kalau difokuskan dia bisa membakar apapun. karean itu fokuslah sebagai langaka awal anda menjadi sukses.
Ayah...  Bunda... Demikianlah beberapa hal yang bisa kita pelajari dari anak yang mengingatkan kita saat dimana kita kecil dulu tak pernah kenal yang namanya kata gagal, yang kita tahu hannya sukses. Sekali lagi, anak-ku...guru terbaiku bagiku. Wallohu'alam.


by & oleh: Bunda Rofiah  Akbar: M.Psi.

Berbagai Statusqu di Facebook & grup tetangga Whatsapp

Seorang mahasiswa akan diuji kehebatannya ketika dia mengerjakan tugas akhir mereka atau skripsi.
__#lagi_Proses_TA______________

 Bila membaca adalah pengetahuan maka Menulis adalah berbagi pengatuan; #berbagi_lewat_tulisan👍
__buat_semangat_membaca. update status yoooo!!!!!!!!!!!
_____________________________
Prinsipnya adalah
“Bekerja untuk duniamu seakan hidup selamanya dan beribadah untuk akhirat seakan engkau mati esok.”
“Tundukkan pandanganmu. Ingat Allah! Cantik atau tidak, dia tetaplah
wanita.”
==========================
"Mintalah fatwa pada hatimu. Kebaikan adalah yang membuat hatimu
tenang, sedangkan keburukan adalah yang membuat hatimu gelisah."
==========================
ketika emosi harga diri hilang
#padahal Allah lebih berhak untuk ditakuti
==========================
Sungguh wanita itu sangat mulia. Maka jika kita ingin mulia berpakaianlah sesuai
dengan kemuliaan.
#segan_untuk_dipandang
==========================
 inilah diantar akenikmatan naik angkot_dzikir_dzikir dan dzikir bisa dilafalkan alias terucapkn bahkan muraja'ahpun bisa dilakukan.
#versi_nyaman!!! #bekal_ <3 #_mudik_
****************************cukup dulu**********

KELUARGA QURRATA A'YUN

DO'A

وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا   (*****الفرقا ن : 74) 
Terjemah
“Dan orang-orang yang (shalih) berdoa’a: wahai Tuhan kami, anugrahilah kami pasangan (jodoh) dan keturunan yang menyenangkan hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin orang-orang yang bertakwa (Q.S. 25: Al-Furqon :74)
Disamping berdo’a, Allah Swt. Dan Rasul-Nya Saw. Telah memberi tuntutan cara memujudkan keluarga Qurrata a’yun, sebagai berikut:
1.    MEMILIH JODOH (PASANGAN)
a.    Memiliki kemampuan mengelola ekonomi.
b.    Memiliki penampilan simpatik
c.     Memiliki citra terpuji (nama baik)
d.    Memiliki keshalihan (taat beragama)
2.    KEWAJIBAN BERSAMA SUAMI – ISTRI
a.     Saling setia (ssakinah)
b.    Saling mencintai (mawaddah)
c.     Saling menyayangi (rahmah)
Hal tersebut didasari keimanan kepada Allah S.W.T, bahwah perjodohan, pernikahan dan keluarga adalah ayat Allah S.W.T yang harus dipahami dan diamalakan dan pertanggung jawabkan dihadirat Allah S.W.T.
3.    KEWAJIBAN SUAMI KEPADA ISTRI:
a.       Memimpin menuju ridha Allah S.W.T
b.      Membelajai secara layak, menurut kesanggupan yang ada.
c.       Melindungi dari madharat, yakni : segalah keburukan dan bahaya.
Apabila ketiga hal tersebut dilaksanakan, maka suami adalah orang yang shalih dan Imam yang layak ditaati.
4.    KEWAJIBAN ISTRI KEPADA SUAMI :
a.       Mentaati dalam kebenaran dan kebaikan serta kemanfaatan.
b.      Melayani keperluanya dengan sikap yang baik dan wajar (layak).
c.       Menghormati kedudukannya sebagai pemimpin yang dipilihnya.
Apabila ketiga hal tersebut dilaksanakan, maka istri adalah orang yang shalihah dan membuahkan taman yang indah dalam keluarga.
5.    CITRA KELUARGA BAHAGIA DAN SEJAHTERA
a.       Pasangan yang shalih dan shalihah, terutama disiplin sholat.
b.      Hunian yang nyaman, lingkungan yang kondusif dan strategis.
c.       Komunikasi, transportasi lancar.
d.      Sumber rizqi yang dekat, halal: tidak terpisah dengan keluarga dalam waktu yang lama untuk mencari nafaqah.
Apabila keempat hal tersebut ada, maka itulah “Ad- Dun-ya Hasanah”  kehidupan dunia yang baik, sebagai landasan pijak menuju “Al-Akhirah Hasanah” kehidupan akhirat yang baik dan terjaga dari “Adzaban – Nar”, Siksa api neraka, yakni derita yang berkepanjangan.
6.    KEWAJIBAN ORANG TUA KEPADA ANAK
a.       Memberi nama yang baik, karena anak adalah anugrah dari Allah Swt. yang sangat berharga. Nama adalah do’a yang diabadikan.
b.      Menafkahi dengan rizqi yang halal. Karena dari rizqi yang halal akan turun barakah, yakni tumbu dan tambah kebaikan.
c.       Mendidik dan mengajarkan agama Islam sedini mungkin, tentang: Iman, Ibadah, Akhalaq, Amal shalih dan Ilmu pengetahuan.
d.      Menikah dengan orang yang shalihah, yakni membekali kemampuan untuk siap berkeluarga.
7.    KEWAJIBAN ANAK YANG SHALIH KEPADA KEDUA ORANG TUA YANG MASIH HIDUP:
a.       Berbicara yang sopan dan mulia dalam segala keadaan; suka tidak suka, setuju tidak setuju, sefaham tidak sefaham.
b.      Menghaturkan tanda syukur berupa hadiah yang menyenangkan secara rutin, apabila sudah berpenghasilan berupa uang dan lainnya.
c.       Melayani denga sikap khidmah apabila berkumpul apabila berkumpul atau berkunjung.
d.      Merawat atau menanggung perawatan apabila mereka sakit atau jompo
e.      Mendo’akan kebaikan setiap berdo’a dan setiap berdoa’a ba’da sholat yakni do’a mophon ampun, rahmat, dan lain-lain yang perlu.
8. KEWAJIBAN ANAK KEPADA ORANG TUA YANG SUDAH WAFAT:

a.       Melunasi hutangnya, kalau ada.

b.      Melaksanakan washiyatnya, baik yang berupa nasihat maupun pemberian atas namanya, selama washiyat itu tidak melanggar syari’at.

c.       Menyambung shilatur-rahim dengan para sahabatnya.
d.      Mendo’akan magfirah dan rahmat secara rutin setiap berdo’a dan do’a ba’ada sholat baik fardhu maupun sunat.
e.      Bershadaqah atas namanya dan menghajjikan, apabila anak sudah berhajji, orang tua belum behaji, jika anak berkemampuan.


9. USWAH HASANAH (TELADAN) ORANG TUA UNTUK ANAKNYA

a.       Kerukunan suami istri.
b.      Bangun tidur awal fajar.
c.       Mencari rizki yang halal yang baik.
d.      Musyawarah untuk menyelesaikan masalah keluarga, dan lainnya.
e.      Aktif memakmurkan masjid dengan sholat berjama’ah dan ta’lim (pengajian)
f.        Aktif shalat-shalat sunat, misalnya: Tahajjud, Dhuha dan lainnya.
g.       Membaca Al-Qur’an setiap hari
h.      Jum’atan datang awal waktu.
i.         Gemar bersilatur-rahim
j.        Dermawan dengan orang-orang yang lemah.
k.       Akrab dengan para tetangga.

kalimat Thoyyibah


“Katakanlah: sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.” (Q.s. Al-An’aam: 162)
Selagi hidup didunia ini yoo Berbagiii...
salah satunya berbagi ilmu lewat tulisan,,,Karena Amal yang tak putus salh satunya ialah ilmu yang bermamfaat...

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)



Macam kalimat kalimah dibawah ini adalah merupakan kalimat thayyibah yang termasuk ke dalam amalan yang baik dan mampu membentuk pribadi seorang muslim yang selalu ingat dan berhubungan dengan Allah SWT. Dalam kehidupan sehari-hari alangkah baiknya membentuk budaya biasa mengucapkan delapan kalimah thoyibah zikir sebagai beriku: Ucapan-lisan yang membawa kebaikan.

Kalimat toyyibah

1.Istighfar
العظيم استغفر الله
ِAku mohon Ampun kepada Allah Yang Maha Agung

2. Takbir
الله اكبر
Allah maha besar

3. Tahlil
لااله الا الله
Tiada tuhan selain Allah

4. Tasbih
سبحان الله
Maha suci Allah

5.
Tahmid
الحمد لله
Segala puji bagi Allah

6
Tarji’
انالله وانااليه راجعون
Sesungguhnya kita dari Allah dan kembali pada Allah

7
Hauqolah
لاحولا ولا قوة الا بالله
Tiada daya dan upaya kecuali dari Allah
8
 
Hamdalah
الحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
Segala puji bagi Allah Tuhan sekalian alam. 
9
Bacaa’an Ta’awudz
أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ
Aku berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk.


Fardhu Wudhu *BAB BERSUCI*


KEBERSIHAN ADALAH SEBAGAIAN DARI IMAN.#cabangIMAN
Bisa Puji-pujian_yo Bisa Buat Hafalan
to ini perkoro becik sing dhadi sarat sahe sholat
Perdune wudlu nenenem akhe:
Dheneng kang awal iku niate_
Kaping pindone masuhi rai_
KaPing telune tangan tekan karo sikute loro_
Lan ngusap sirah kaping papate_
Kaping limane sikile loro olehe masuhh tekan wanglune_
Kaping neneme yoiku TERTIB tegesee tegesee tertib yoo Urut-urut.
‪#‎I_lov_byunge‬./
sedikit cerita ane dulu ini biasa diwarahiii ngaji nang benyunge koyo ngene iki lahhh

saiki sing rung kawit disit rung ngerti yo ben ngerti utowone pangeling marang aku dewek.
yooo dshareee di bagiii di rasakn.
kalau mau lebih lengkap bisa Lanjutkan